Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mpasi) Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Sebelum Usia 6 Bulan Di Kecamatan Pasean

Authors

  • Herlina Alvianti Ningsih Universitas Wiraraja Sumenep
  • Yulia Wardita Universitas wiraraja
  • Tiyas Feriyanan Universitas Wiraraja Sumenep

Abstract

Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) secara dini dan gangguan pencernaan seperti diare pada bayi di bawah usia enam bulan masih sering terjadi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian MP-ASI dengan kejadian diare pada bayi sebelum usia 6 bulan. Penelitian ini adalah jenis penelitian analitik korelasional dengan metode retrospektif. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi di bawah usia 6 bulan di Posyandu Kecamatan Pasean (N=30). Subjek penelitian ditentukan dengan total sampling (n=30). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan rekam medik posyandu. Analisis data menggunakan uji Chi Square (α = <0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi di bawah usia 6 bulan tidak diberikan MP-ASI (73%). Bayi di bawah usia 6 bulan sebagian besar tidak pernah mengalami diare (70%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemberian MP-ASI dengan kejadian diare pada bayi d bawah usia 6 bulan di Posyandu Kecamatan Pasean (p=0,003). Tenaga kesehatan perlu meningkatkan promosi kesehatan pada ibu hamil maupun ibu post partum yang tentang MP-ASI yang sering menjadi penyebab diare pada bayi usia di bawah 6 bulan.

 Kata kunci: makanan pendamping ASI; Diare; Bayi Usia 0-6 Bulan

Downloads

Published

2021-05-30

How to Cite

Alvianti Ningsih, H. ., Wardita, Y., & Feriyanan, T. . (2021). Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mpasi) Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Sebelum Usia 6 Bulan Di Kecamatan Pasean. Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(1), 7–9. Retrieved from http://ejurnal.uij.ac.id/index.php/JM/article/view/1035

Issue

Section

Artikel