Efektivitas Program Pembinaan dalam Proses Reintegrasi Sosial Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember

Authors

  • Siti Dewi Hikmah Universitas Islam Jember, Indonesia
  • Zally Ardhita Universitas Islam Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56013/fml.v2i2.4481

Keywords:

Efektivitas; Lembaga Pemasyarakatan; Pembinaan; Narapidana

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menghadapi dua permasalahan utama, yaitu tingginya angka residivisme (narapidana yang kembali melakukan kejahatan setelah bebas) dan kelebihan kapasitas hunian. Per Februari 2025, Lapas ini dihuni oleh 1.031 orang, melebihi kapasitas ideal yang hanya 390 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program pembinaan dalam mendukung proses reintegrasi sosial narapidana, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori efektivitas program dari Sutrisno sebagai kerangka analisis. Teori ini mencakup lima indikator yaitu pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan di Lapas Kelas IIA Jember telah berjalan cukup efektif dalam membekali narapidana secara moral, spiritual, dan keterampilan kerja. Program ini berkontribusi positif terhadap kesiapan narapidana untuk kembali ke masyarakat. Namun, efektivitasnya belum maksimal karena keterbatasan fasilitas, kelebihan kapasitas, dan tidak meratanya akses terhadap program. Selain itu, stigma negatif dari masyarakat juga menjadi hambatan dalam proses reintegrasi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas program dan dukungan lintas sektor sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan pembinaan berkelanjutan.

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles