Dari Birokrasi ke Inovasi: Bagaimana Bapenda Jatim Memasarkan Layanan Pajak di Tengah Gempuran Digital

Authors

  • Raden Willa Permatasari Sekolah Tinggi Teknologi Mandala, Indonesia
  • Asep Suhana Sekolah Tinggi Teknologi Mandala, Indonesia
  • Andrew Ghea Mahardika Sekolah Tinggi Teknologi Mandala, Indonesia
  • Arief Budiman Krama Sekolah Tinggi Teknologi Mandala, Indonesia
  • Rukman Aca STKIP Purwakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56013/jebi.v6i1.5437

Keywords:

Strategi Pemasaran, Pelayanan Perpajakan, Bapenda Jatim, Digitalisasi Layanan Publik, Kepatuhan Pajak

Abstract

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat bergantung pada optimalisasi penerimaan pajak daerah, yang dipengaruhi oleh kualitas pelayanan dan strategi komunikasi publik. Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran pelayanan perpajakan Bapenda Jatim untuk meningkatkan kepatuhan dan partisipasi wajib pajak. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi program e-Channel serta sosialisasi digital. Hasil penelitian menunjukkan Bapenda Jatim menerapkan strategi pemasaran digital yang meliputi produk, promosi, tempat, dan proses, didukung kolaborasi dengan berbagai instansi, yang efektif meningkatkan kesadaran dan akses layanan. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan seperti dukungan pemerintah dan inovasi digital, namun juga kelemahan seperti citra birokrasi dan literasi digital yang belum merata. Kendala literasi digital dan jangkauan promosi di daerah terpencil masih ada. Rekomendasi mencakup peningkatan komunikasi dua arah, personalisasi pesan, dan integrasi data layanan untuk memperkuat loyalitas. Penelitian ini berkontribusi pada pemasaran sektor publik, menegaskan bahwa pelayanan publik modern memerlukan strategi pemasaran yang adaptif, partisipatif, dan berbasis teknologi digital.

Downloads

Published

2026-03-17

Issue

Section

Articles