Analisis Pengaruh Investasi dan Upah Minimum Regional terhadap Kemiskinan di Indonesia pada Tahun 2014-2024 (Perspektif Ekonomi Islam)

Authors

  • Izhar Tanca Bani Arif Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Wahyu Iryana Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Zulaikah Zulaikah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56013/jebi.v6i1.5459

Keywords:

Investasi, Upah minimum regional, kemiskinan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Investasi dan upah minimum regional terhadap kemiskinan di Indonesia pada tahun 2014-2023. Kemiskinan merupakan salah satu isu krusial dalam pembangunan ekonomi. Fenomena kemiskinan tidak hanya dipengaruhi oleh aspek sosial dan budaya, tetapi juga oleh faktor ekonomi, termasuk investasi dan Upah Minimum Regional (UMR). Kedua variable ini dianggap memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan data dari BPS Indonesia. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Investasi memiliki pengaruh negatif (β = -0,003), Dan Upah Minimum Regioanl (β = 0,115) berpengaruh positif. Uji F menegaskan pengaruh simultan kedua variabel (F hitung = 12,920; sig. 0,003), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 70,89%. Dalam ekonomi Islam, kemiskinan dipandang sebagai masalah multidimensi yang memerlukan solusi holistik, pendekatan spiritual, pendekatan ekonomi dan pendekatan kebijakan. Islam Mengakui bahwa kemiskinan material adalah masalah yang nyata yang harus diatasi.

Downloads

Published

2026-03-17

Issue

Section

Articles