Modal Kerja dan Profitabilitas: Pengujian Empiris atas Perputaran Kas, Persediaan, dan Piutang pada Emiten Sektor Makanan dan Minuman
DOI:
https://doi.org/10.56013/jebi.v6i1.5542Keywords:
Perputaran kas, Perputaran persediaan, Perputaran piutang, Profitabilitas, ROAAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh pengelolaan modal kerja yang diproksikan dengan perputaran kas, perputaran persediaan, dan perputaran piutang terhadap profitabilitas perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Permasalahan penelitian berangkat dari inkonsistensi hasil studi terdahulu mengenai signifikansi komponen modal kerja terhadap profitabilitas. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal digunakan dengan sampel 36 perusahaan selama 2021–2023 (108 observasi). Analisis regresi data panel menggunakan Random Effect Model dipilih berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Hasil menunjukkan bahwa perputaran persediaan berpengaruh positif dan signifikan pada taraf 10% terhadap ROA, sedangkan perputaran kas dan piutang tidak berpengaruh signifikan. Temuan mengindikasikan bahwa efisiensi manajemen persediaan merupakan komponen modal kerja paling krusial dalam menentukan profitabilitas perusahaan makanan dan minuman pada periode pemulihan pascapandemi.







