ISLAMIC SCHOOL CULTURE AND THE FORMATION OF STUDENTS RELIGIOUS CHARACTER: INSIGHTS FROM SMAN 2 TANGGUL
DOI:
https://doi.org/10.56013/fj.v6i1.5155Keywords:
Islamic Culture; Religious Character; Educational Strategy; Islamic Values; Public SchoolAbstract
The rapid development of globalization has brought significant changes to students’ ways of thinking and behavior, which in many cases has raised concerns about the weakening of religious values. This condition encourages schools to instill Islamic values through a living and meaningful school culture. This study aims to describe the forms of Islamic school culture, the strategies used in its implementation to foster students’ religious character, as well as the supporting and inhibiting factors at SMAN 2 Tanggul in the 2022/2023 academic year. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model with source and technique triangulation. The findings indicate that Islamic culture at SMAN 2 Tanggul is reflected in the habituation of congregational and dhuha prayers, Qur’an memorization, Islamic holy day commemorations, charitable giving, courteous behavior, and teacher role modeling. The implementation of Islamic culture is carried out through school policies, consistent habituation, and persuasive and humanistic approaches, including principal-led policy-based authority strategies, persuasive strategies through religious activities, and normative-educative strategies through teacher exemplification. The implementation is supported by the active involvement of all school members, the availability of human resources and facilities, and the presence of a school mosque, while obstacles arise from the diverse backgrounds of school members and teachers’ limited capacity to address students’ substantive issues, particularly in character development.
References
Abdul Wahid, dkk. (2018). Nilai-nilai normatif dalam ajaran Islam dan relevansinya terhadap pembentukan karakter sosial. Jakarta: Prenada Media.
Agus Wibowo, Pendidikan Karakter, (Jakarta: Pustaka Pelajar, 2012)
Arian Fitry, S. (2022). Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Islami di Sekolah Menengah Pertama. Ta’dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan, 11(2), 21–24. https://doi.org/10.54604/tdb.v11i2.38
Asmaun Sahlan, 2017. Mewujudkan Budaya Religius di Sekolah: Upaya Mengembangkan PAI dari Teori ke Aksi, (Malang: UIN-Maliki Press)
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik penduduk Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik penduduk Indonesia 2025. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/06/30/315f265c272f6a38f920d65c/cerita-data-statistik-untuk-indonesia---potret-masalah-perilaku-dan-emosional-di-indonesia--siapa-yang-paling-rentan-.html
BRIN, 2025. BRIN Soroti Fenomena “Kenakalan Remaja 2.0” yang Bermigrasi ke Dunia Digital, https://www.brin.go.id/news/125636/brin-soroti-fenomena-kenakalan-remaja-20-yang-bermigrasi-ke-dunia-digital, diakses 1 Desember 2025
Daulay, H. P. (2014). Pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia. Prenada Media.
Didin Hafidhuddin dan Hendri Tanjung, 2003. Manajemen Syari‟ah dalam Praktik, (Jakarta: Gema Insani Press)
Eni, e. M. J., & Rahman, . A. (2023). Penerapan budaya islami dalam mengimplementasikan perilaku islami sebagai hasil belajar di maitreechit witayathan school bangkok. Edusifa: jurnal pendidikan islam, 9(2), 202–217. Https://doi.org/10.56146/edusifa.v9i2.149
Fauziah, R. P., Maryani, N., & Wulandari, R. W. (2021). Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah. TADBIR MUWAHHID, 5(1), 91–100. https://doi.org/10.30997/jtm.v5i1.3512
Hafid, H., dkk. (2023). Toleransi dan interaksi sosial dalam perspektif pendidikan Islam. Makassar: UIN Alauddin Press.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2024). Survei nasional pengalaman hidup anak dan remaja (SNPHAR) 2024. Kementerian PPPA. https://www.kemenpppa.go.id
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta. Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2024). Laporan tahunan KPAI: Jalan terjal perlindungan anak—Ancaman serius generasi emas Indonesia. Komisi Perlindungan Anak Indonesia. https://www.kpai.go.id/publikasi/laporan-tahunan-kpai-jalan-terjal-perlindungan-anak-ancaman-serius-generasi-emas-indonesia
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2024). Pengawasan pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak tahun 2024. Komisi Perlindungan Anak Indonesia. https://www.kpai.go.id
Mala, A. R. (2015). Membangun budaya Islami di sekolah. Irfani: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 1–13. Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo. Retrieved from http://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/ir
Muhammad, & Sulistyorini. (2016). Pendidikan karakter berbasis nilai Islam di sekolah. Yogyakarta: Deepublish.
Mujib, A. (2017). Ilmu pendidikan Islam. Kencana.
Narimo, S., & Sanusi, M. (2020). Budaya mengintegrasikan karakter religius dalam kegiatan sekolah dasar. Varidika: Jurnal Kependidikan, 32(2), 13–27. https://doi.org/10.23917/varidika.v32i2.12866
Nasrudin, E., Sandi, M. K., Alfian, M. I. R., & Fakhruddin, A. (2023). Penguatan pendidikan karakter religius melalui ekstrakurikuler keagamaan di SMA Negeri 3 Bandung. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 11–19. https://doi.org/10.21831/jpka.v14i1.55288
Ngainun Naim. (2012). Menjadi guru inspiratif: Membangun pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Ar-Ruzz Media.
Nurhadi. (2017). Manajemen pendidikan Islam: Strategi membangun budaya religius di sekolah. UIN Maliki Press.
Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. https://peraturan.bpk.go.id
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. https://peraturan.bpk.go.id
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. https://peraturan.bpk.go.id
Ridho, H. N. ., Kosim, A. ., & Abidin, J. . (2024). Peran Budaya Sekolah Dalam Membangun Karakter Islami di Madrasah Tsanawiyah Hasanah Fathimiyah Cikarang. Indonesian Research Journal on Education, 4(1), 240 –. https://doi.org/10.31004/irje.v4i1.471
Salam, M. F., Wahidmurni, W., & Tharaba, M. F. (2024). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Budaya Islami di MTs pada Masa Pandemi Covid-19. Journal of Education Research, 5(4), 5454–5464. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1666
Saputri, I., Rafifah, S. I., & Chanifudin. (2024). Pentingnya kolaborasi orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter anak. HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation, 1(2), 782. https://doi.org/10.57235/hemat.v1i2.2828
Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). Jossey-Bass.
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Shodiq, M., & Kuswanto, K. (2024). Strategi Pembentukan Karakter Religius Siswa Melalui Pendidikan Berbasis Keteladanan Dan Pembiasaan. Arsy, 8(2), 134–146. https://doi.org/10.32492/arsy.v8i2.8205
Supardi. (2015). Nilai-nilai spiritual dalam pendidikan Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Viona Miftahuljannah, & Haidar Daulay. (2025). Pengertian dan Hakikat Kebudayaan Islam. Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam, 24(1), 156–161. https://doi.org/10.47467/mk.v24i1.6436
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Akhmad Munir, Aini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

