Analisis Model Bisnis Industri Tempe Menggunakan Business Model Canvas (BMC) Pada UMKM Tempe di Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember
DOI:
https://doi.org/10.56013/kub.v6i01.6283Keywords:
Bisnis, BMC (Business Model Canvas), TempeAbstract
Industri merupakan suatu kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan produksi barang dan jasa dalam jumlah besar dengan menggunakan kegiatan mulai dari pengolahan bahan mentah menjadi bahan jadi, distribusi produk, hingga pemasaran. Industri tempe di Desa Karangharjo Kecamatan Silo Kabupaten Jember terdapat dua industri. Industri yang pertama sudah berdiri cukup lama dan memiliki beberapa karyawan tetap sedangkan industri yang kedua baru berdiri dan belum memiliki karyawan hanya dikerjakan oleh pasangan suami istri. Namun belum tentu industri yang pertama bisa menguasai pasar dari pada industri yang kedua. Metode analisis menggunakan BMC (Business Model Canvas), kemudian untuk mengetahui kelayakan pada industri tempe tersebut adalah menggunakan perhitungan HPP, TC (Total Cost), Investasi, RC/Ratio, PP (Payback Period), BEP (Break Event Point). Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri tempe yang pertama lebih unggul dari pada industri kedua, maka industri tersebut adalah layak untuk dikembangkan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anisa Nur Aidia, Hikmatul Lutfiah, Ari Septianingtyas Purwandhini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










