Penentuan Jenis Kelamin Ayam Kampung dan Ayam Pama (Gallus gallus) melalui Pendekatan Kualitatif Deskriptif Berdasarkan Karakter Morfologi dan Perilaku
DOI:
https://doi.org/10.56013/bio.v15i1.5555Keywords:
Ayam kampung, Ayam pama, Identifikasi jenis kelamin, Morfologi eksternal, Dimorfisme seksualAbstract
Ayam kampung dan ayam pama (Gallus gallus) merupakan unggas lokal yang banyak dipelihara masyarakat karena memiliki nilai ekonomi serta potensi sebagai sumber pangan hewani. Dalam pemeliharaan unggas, penentuan jenis kelamin sering menjadi kendala karena tidak selalu dapat dilakukan secara cepat tanpa metode khusus, padahal informasi tersebut penting untuk manajemen reproduksi dan seleksi indukan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penentuan jenis kelamin ayam kampung dan ayam Pama melalui pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan pengamatan karakter morfologi dan perilaku. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung terhadap ayam jantan dan betina yang dipelihara secara tradisional dengan mengamati ukuran dan bentuk tubuh, perkembangan jengger, warna dan struktur bulu, bentuk ekor, serta perilaku harian. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan morfologi dan perilaku yang jelas antara ayam jantan dan betina. Ayam jantan umumnya memiliki tubuh lebih besar dan tegap, jengger lebih menonjol, warna bulu lebih kontras, ekor lebih panjang dan melengkung, serta perilaku lebih agresif. Sebaliknya, ayam betina memiliki tubuh lebih kecil, jengger lebih kecil, warna bulu lebih sederhana, ekor lebih pendek, dan perilaku lebih tenang. Selain itu, ayam Pama jantan menunjukkan karakter fisik dan agresivitas yang lebih dominan dibandingkan ayam kampung jantan. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya dimorfisme seksual yang dipengaruhi faktor genetik dan hormonal. Penentuan jenis kelamin ayam dapat dilakukan secara praktis melalui pengamatan morfologi eksternal dan perilaku sehingga dapat membantu peternak dalam mengidentifikasi jenis kelamin ayam secara lebih mudah.
References
Armiati, R., & Nurandi, A. P. (2022). Perkembangan embrio dan penentuan jenis kelamin ayam Jawa. MUDABBIR: Journal Research and Education Studies, 2(2).
Badaruddin, R., Nafiu, L. O., Akramullah, M., Wisna, W., Kimestri, A. B., & Ilahude, M. C. P. (2025). Analisis frekuensi gen sifat kualitatif ayam kampung di Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 7(3), 386–391.
Banyumas Regency Livestock and Fisheries Office. (2023). Budidaya ayam lokal petelur. Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Dewi, M. S. (2016). Daya tetas telur fertil dan perkembangan embrio ayam Jawa Super (Skripsi). Universitas Gadjah Mada.
Dyah Maharani, W., Wihandoyo, I., A., G., Adinda, L., & Hariyono, D. N. H. (2019). Phenotypic characterization of Indonesian native chicken with different combs. International Journal of Poultry Science, 18(3), 136–143.
Fulton, J. E. (2025). A review of genetic variation underlying chicken phenotypic diversity. Poultry Science Association.
Hutagalung, N. R., Papilaya, B. J., & Rajab, R. (2024). Frekuensi fenotip dan genotip sifat kualitatif ayam kampung di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Fillia Cendekia Journal.
Kayadan, B., & Uzun, H. (2023). High accuracy gender determination using the egg shape index. Scientific Reports, 13(1), 1–10.
Kusumawati, A., Widodo, E., & Huda, K. (2021). Perkembangan embrio dan penentuan jenis kelamin DOC ayam Jawa Super. Jurnal Sain Veteriner, 39(2), 123–131.
Matsumoto, T., Yamada, K., Suzuki, T., & Kobayashi, H. (2024). Chick sexing based on blood analysis using Raman spectroscopy. Scientific Reports, 14(1), 1–11.
Permadi, R., Yurnalis, & Satria, D. (2020). Karakteristik morfometrik ayam kampung jantan dan betina. Jurnal Peternakan Indonesia, 22(3), 245–253.
Putra, A. R., Lestari, D., & Hidayat, R. (2023). A review of key techniques for in ovo sexing in chickens. Agriculture, 13(3), 677.
Rajab, R., Horhoruw, W. M., & Samal, F. F. (2022). Karakteristik morfobiometrik ayam kampung berdasarkan perbedaan jenis kelamin. Jurnal Ilmu Dan Industri Peternakan, 8(1), 20–33.
Sasaki, K., Tanaka, K., & Yamamoto, Y. (2021). Sexing chickens with high-resolution melting analysis using feather crude DNA. Poultry Science, 100(3), 1003–1010.
Sente, U., Munier, F. F., & Yasir, M. (2021). Petunjuk teknis budidaya ayam lokal unggul. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Tengah.
Sitindaon, S. H., Sari, P. N., & Hasyim, A. A. (2020). Buku saku ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Utara.
Widodo, S., & Handoko, T. (2021). Budidaya peternakan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Yuwanta, T., Nugroho, B. A., & Santoso, U. (2020). Produksi bibit unggas. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Zen, A. A., Ondho, Y. S., & Sutiyono, S. (2020). Seleksi pejantan ayam kampung berdasarkan breeding value. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 15(3), 339–347.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indah Rizka Apriliani Apriliani, Koko Pribadi, Fauziah Harahap, Syahmi Edi, Melva Silitonga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










