Analisis Kebutuhan Guru Biologi SMA terhadap Pengembangan Materi Keanekaragaman Hayati yang Mengintegrasikan Data Burung Lokal dalam Konteks Sustainable Development Goal-4

Authors

  • Rahma Dilla Putri Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Relsas Yogica Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Muhyiatul Fadilah Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Fitri Olvia Rahmi Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Raudahtul Zahra Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56013/bio.v15i2.5601

Keywords:

Analisis kebutuhan, Burung lokal, Keanekaragaman hayati, SDG-4, Sumatera Barat

Abstract

Kualitas pembelajaran Keanekaragaman Hayati di SMA masih terbatas karena belum memanfaatkan potensi biodiversitas lokal secara optimal, khususnya data burung di Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan guru biologi SMA Negeri se-Kota Padang terhadap pengembangan materi Keanekaragaman Hayati yang mengintegrasikan data burung lokal dalam konteks SDG-4. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode campuran (mixed method) sebagai bagian dari fase preliminary research dalam kerangka Educational Design Research (EDR). Populasi adalah 59 guru biologi SMA Negeri Kota Padang dari 17 sekolah dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert (25 butir, 5 aspek) dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase indeks kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebutuhan pada kategori "Sangat Tinggi" dengan rata-rata indeks 94,91%. Sebanyak 100% guru membutuhkan integrasi data burung lokal yang sesuai dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Fase E, 88,13% membutuhkan integrasi Target 4.7 SDG-4, dan 84,74% membutuhkan format penyajian kombinasi digital-cetak. Temuan ini mengonfirmasi urgensi pengembangan materi Keanekaragaman Hayati kontekstual berbasis avifauna lokal Sumatera Barat yang terintegrasi SDG-4 sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan biologi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. 

References

Anggelya, A. A., Munandar, K., & Utomo, A. P. (2025). Analisis kebutuhan pengembangan bahan ajar biologi SMA berbasis etnosains pada pengolahan kopi di Jember. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(2), 1416–1425.

Azaly, Q. R. (2022). Pengembangan media pembelajaran berbasis Microsoft Office Sway pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA. Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu), 11(1), 218–227. https://doi.org/10.26740/bioedu.v11n1.p218-227

Azizah, N., & Alberida, H. (2021). Seperti apa permasalahan pembelajaran biologi pada siswa SMA? Journal for Lesson and Learning Studies, 4(3), 388–395.

Boeren, E. (2019). Understanding Sustainable Development Goal (SDG) 4 on "quality education" from micro, meso and macro perspectives. International Review of Education, 65(2), 277–294. https://doi.org/10.1007/s11159-019-09772-7

Burung Indonesia. (2025). Status burung di Indonesia 2025. BirdLife International Indonesia Programme.

Damayanti, D. P. (2025). Analisis implementasi kebijakan Merdeka Belajar dalam satuan pendidikan nonformal di Indonesia. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(7), 7033–7043.

Febrianti, N. W. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Untuk Materi Sistem Koordinasi Berorientasi Budaya Lokal pada Pelajaran Biologi SMA. Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha, 9(2), 103–115. https://doi.org/10.23887/jpbu.v9i2.47821

Harahap, M. R., & Albina, M. (2025). Pentingnya penggunaan analisis kebutuhan belajar dalam memahami kemampuan dan kebutuhan pada pencapaian pembelajaran. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(1), 318–325.

Jayati, R. D., Fitriani, L., & Kirana, S. (2024). Analisis kebutuhan bahan ajar anatomi tumbuhan pada mahasiswa program studi pendidikan biologi Universitas PGRI Silampari. Jurnal Perspektif Pendidikan, 18(2), 300–311.

Kemendikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran biologi fase E–fase F untuk SMA/MA/Program Paket C. Kemendikbudristek.

Lufri, L., & Ardi, A. (2014). Buku Ajar: Metodologi Penelitian. Universitas Negeri Padang.

Marlina, L., & Lufri, L. (2024). Tinjauan kebutuhan bahan ajar dan permasalahan pembelajaran biologi di SMA Pertiwi 1 Padang. AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi, 9(2), 100–108.

Maslamah, I., & Mufidah, Z. (2025). Konsep pendidikan karakter Islam: Relevansinya terhadap pendidikan berkelanjutan SDGs-4. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(2), 1567–1586. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i2.6207

Novarino, W., Mukhtar, E., Putri, A. S., & Anggraini, P. L. (2023). Bird diversity and mangrove forest as potential ecotourism destinations in Kapo-kapo Bay, Cubadak Island, West Sumatra, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 24(6), 3201–3210. https://doi.org/10.13057/biodiv/d240614

Novita, A., Mukhtar, E., & Novarino, W. (2025). Bird diversity and its potential for tourism activities in Mandeh Mangrove Forest, West Sumatra, Indonesia. Jurnal Biologi Tropis, 25(1), 1016–1022. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i1.7892

Plomp, T. (2013). Educational design research: An introduction. In T. Plomp & N. Nieveen (Eds.), Educational design research: An introduction (pp. 10–51). SLO.

Ramona, F., & Suryani, L. (2022). The diversity of avifauna and potency for development of ecotourism in Minangkabau Village, Padang Panjang City. Jurnal Biologi UNAND, 10(2), 60–69. https://doi.org/10.25077/jbu.10.2.60-69.2022

Rifyant, F. A., Octavian, F. R., Saputra, F., Ambarwati, R., & Satria, R. (2021). Keanekaragaman burung di kawasan kampus Universitas Negeri Padang, Air Tawar Barat, Sumatera Barat. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 1(2), 249–255.

Ruswenti, E., & Novarino, W. (2014). Jenis-jenis burung di perkebunan kelapa sawit PT. Andalas Wahana Berjaya, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Jurnal Biologi UNAND, 3(3).

Sahil, J., Hasan, S., Haerullah, A., & Saibi, N. (2022). Penerapan pembelajaran abad 21 pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri Kota Ternate. Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 7(1), 13–19. https://doi.org/10.23969/biosfer.v7i1.4785

Tasya, N. A. (2025). Pengembangan kurikulum berbasis kontekstual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 1(01).

Thani, D. (2018). SDG 4 benchmarking: Background paper TCG 4/33. UNESCO.

Usman, N., Mustaqimah, N., & Latjompoh, M. (2024). Needs analysis for the development of biology e-modules based on project-oriented problem-based learning (POPBL) to improve students' critical thinking, creativity, and collaboration skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA.

Yanti, N. A., Novarino, W., & Rizaldi, R. (2015). Komunitas burung berdasarkan zonasi ketinggian di Gunung Singgalang, Sumatera Barat. Jurnal Biologi UNAND, 4(1). https://doi.org/10.25077/jbu.4.1.1-8.2015.

Yogica, R., Leonan, F. P., Rahmat, Y., Saputra, F., Agusdi, K., Hidayat, R., & Salsabila, M. R. (2023). Burung dalam Lensa. Deepublish.

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Putri, R. D., Yogica, R., Fadilah, M., Rahmi, F. O., & Zahra, R. (2026). Analisis Kebutuhan Guru Biologi SMA terhadap Pengembangan Materi Keanekaragaman Hayati yang Mengintegrasikan Data Burung Lokal dalam Konteks Sustainable Development Goal-4 . JURNAL BIOSHELL, 15(2), 267–277. https://doi.org/10.56013/bio.v15i2.5601